Senin, 25 Februari 2013

JASA YANG TAK TERGANTIKAN



Terkadang kita lupa,terkadang kita khilaf akan sikap dan kata-kata yang kita lontarkan. Perbuatan dan kata-kata yang sangat menyayat hati seseorang yang telah rela menampung kita dalam perutnya selama 9 bulan dan telah membesarkan kita. Adakah kita sadar,dia telah mengandung kita, melahirkan, menyusui,dan membesarkan kita sampai kita tumbuh sehat sampai detik ini. Kenapa kita tidak sadar betapa besar kasih sayang dan ketulusan hatinya. Jika kita ingat-ingat, dia selalu ada disaat kita membutuhkan, dia selalu ada untuk menampung cerita kita di sekolah tentang teman2 atau pun yang lainnya. Disaat keadaan ekonomi yang kurang lancar, dia rela menyuruh kita untuk makan terlebih dahulu, sedangkan dia sendiri belum mengisi lambungnya. Disaat kita lupa meletakkan sesuatu, kita selalu memanggil dia dan dia akan berusaha dengan ikhlas mencarikan yang kita butuhkan. Disaat kita ingin membeli sesuatu kita mengadu kepadanya dan dia selalu berusaha agar yang kita inginkan didapatkan walaupun dia rela memakai uang belanja atau uang simpanannya hanya demi mencukupi keinginan kita. Dikala sang ayah memarahi kita , dia pun berusaha untuk menenangkan kita. Walaupun terkadang sikap kita terbawa emosi, dia tetap menenangkan kita. Dan masih banyak lagi hal yang dilakukannya untuk kita. Kenapa kita selalu tak sadar? Kenapa?
Mungkin kalau kita bayangkan, kita tidak akan mampu membalas jasanya yang begitu banyak, kasih sayangnya yang begitu tulus.
Kadang ketika dia menangis, kita tak ada disampingnya, karena dia tidak ingin menampakkan air mata bening yang membasahi wajahnya yang sendu.
Dalam hati ku ku ingin menghapus air matanya, ku ingin kembali melihat seukir senyum dari wajahnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar